PS: I Love Mom, dari Ibukota ke Kota Kembang

Akhir pekan kemarin, Buku Berkaki dan Bukune diberi kesempatan memperkenalkan buku “PS: I Love Mom” ke kota kembang Bandung. Setelah melalui kesepakatan yang tidak alot diputuskanlah tim Buku Berkaki diwakili oleh saya dan Kak Meyer ditemani oleh Kak Edo dan Kak Michan dari penerbit Bukune. Perjalanan kami meluncur ke kota kembang pun dimulai dari Sabtu pagi (21/2/2015) yang cerah, sekitar pukul 10 pagi dari Jakarta. Tak banyak “perlengkapan perang” yang saya bawa saat itu, sepasang banner dan flyer Buku Berkaki yang siap dibawa kemana saja dan tentunya buku “PS: I Love Mom” sebagai teman jalan.

Sekitar pukul setengah 4 sore, setelah diselingi istirahat dan makan siang, sampailah kami di Rase FM. Kami disambut cukup ramah oleh para penyiar radio Rase FM yang “bodor”-nya luar biasa. Sebelum memulai siaran, kami di-briefing terlebih dahulu ditemani dengan Siomay Bandung hangat (ala akang penjual siomay depan radio). Tik tok tik tok, akhirnya jam 4 sore. Tibalah saatnya Krucil Buki dengan kak Edo, editor buku “PS: I Love Mom” mengudara ditemani oleh Kak Indah, penyiar bersuara merdu dari Rase FM. Diskusi ngobrolin buku “PS: I Love Mom” pun mengalir, mulai dari bagaimana awalnya ide membuat buku ini tercetus, pengalaman apa yang paling berkesan saat menjadi Krucil Buki bertemu dengan adik-adik Panti Asuhan Al-Andalusia dan apa sih Buku Berkaki itu, serta apa saja program-program yang dijalankan.

Pose di dalam studio usai siaran

Atensi yang masuk via SMS dari para pendengar RASE FM pun cukup beragam. Ada yang tetiba jadi ingat dosa ke mamahnya, ada yang tanya bagaimana cara bergabung dengan Buki Bandung. Bahkan ada yang minat juga membeli buku dan ingin ikutan nulis buku.

Tak terasa 1 jam lamanya kita mengudara, usai sudah perkenalan kita dengan pendengar RASE FM. Saatnya beristirahat untuk menyiapkan acara minggu pagi di CFD Dago.

Buki mejeng di CFD Dago

Udara dingin Bandung di Minggu pagi aseli bikin kita malas beranjak dari kasur. Tapi demi bertemu dengan muda-mudi Bandung, kita mengumpulkan seluruh semangat ’45 untuk bergegas ke CFD Dago. Sekitar pukul 7 pagi, kita pun sudah sampai di lokasi titik temu yakni di seputaran area depan 99ers FM dan kami pun berjalan menuju titik keramaian di persimpangan Dago. Sembari sesekali menghampiri para penjaja jajanan untuk teman sarapan. Ah, sayang sekali rupanya kondisi tidak memungkinkan untuk membuat drop spot Buki diseputaran simpang Dago. Akhirnya, kita pun memindahkan area drop spot Buki di seputaran 99ers FM. Di lokasi ini, tak hanya saya dan Kak Meyer sebagai Krucil Buki yang memperkenalkan Buki Bandung lho. Kita dibantu oleh Kak Michan, Kak Edo dan kawan-kawan penyiar 99ers FM. Eh, ada juga Kak Fico dan Kak Gian yang bantu mempromosikan buku kita juga. Buat kamu pencinta ajang stand up comedy, pasti sudah tak asing lagi dengar nama mereka berdua kan?

Terima kasih, Kak Fico!

Sst, Kak Fico pun akhirnya tertarik untuk ikutan juga beli buku “PS: I Love Mom” dan baiknya lagi ia juga menyerahkan setangkup “Martabak Manis” dalam bentuk buku (garapan terbaru Kak Fico) buat adik-adik Buku Berkaki plus tanda tangan manis di depan bukunya. Hore! Terimakasih Kak Fico.

Sekitar jam 10, kegiatan di CFD Dago pun akhirnya berakhir.  Terima kasih Bandung atas perjumpaan kali ini yang manis, semanis kue cubit green tea keju susu di Minggu pagi!

***

Annisa Paramita Pratyasto
Penulis adalah Krucil yang juga mimin twitternya Buki