//

Launching Buku PS: I Love Mom

3 menit membaca

Hai, Kak. Buki mau cerita tentang acara launching buku “PS:I Love Mom” hari Sabtu kemarin, 14 Februari 2015. Hmm.. mulai dari mana ya? Oh ya, buat yang belum baca sekilas tentang buku “PS:I Love Mom”, silahkan di tautan ini.

Sabtu pagi, cuaca Jakarta sempat mendung dan gerimis. Krucil sudah mempersiapkan segala sesuatu mulai dari konsep acara, makanan yang akan dibawa dari Rempah Iting, menghubungi pihak NET TV dan Alinea TV untuk meliput, hingga koordinasi dengan Krucil yang akan datang dari luar Jakarta. Tak lupa, Buki juga tektokan sama kakak-kakak dari Bukune. “Kayanya kita bakalan komplit,” kata Kak Fial, pemimpin redaksi kepada Buki.

Di ranah online sendiri, terutama Twitter dan Path, Buki sudah woro-woro tentang acara launching ini. Siapa saja boleh ikutan karena di lokasi acara, buku “PS: I Love Mom” diskon 25%. Sedangkan dari Bukune, para blogger ditantang untuk menuliskan tentang ibu. Wahh, Buki sendiri kebanjiran mensyen karena pesertanya yang membludak.

Mensyen kuis Buki Bukune di Twitter

Eh, kembali ke acara launching….
Hari makin siang. Cuaca ternyata sangat mendukung begitu Krucil, Bukune, kru NET TV, Alinea TV, dan beberapa teman dari Serapium Kaskus tiba di lokasi acara yang ada di Jalan Bangka, Mampang. Meski sempat ada insiden standing banner yang ketinggalan di mobil taksi yang ditumpangi Krucil, terus anak-anak Kaskus yang nyasar, Alhamdulillah acara begitu meriah dan lancar.

Krucil dan Bukune sebelum berangkat ke TKP

Mula-mula kita salat berjamaah di musala yang ada di lantai dua. Musala ini selain dijadikan tempat belajar kajian agama, juga sering dijadikan ruangan serbaguna. Menurut adik-adik panti, mereka juga biasa melakukan nonton bareng video-video pendidikan di ruangan tersebut.

Usai salat berjamaah, kita menyantap makan siang yang disediakan oleh Rempah Iting. Resto yang ada di Sarinah ini sejak lama selalu mendukung kegiatan Buki saat kunjungan ke panti-panti. Setelah kenyang bersantap siang, acara pun dimulai dengan sambutan-sambutan. Mulai dari Buki yang diwakili Kak Ali. Ia menceritakan sedikit sejarah Buki, Bekasi, dan Panti Al-Andalusia. “Jadi panti yang pertama Buki kunjungi ada di Bekasi dan buku pertama Buki adalah karya adik-adik Panti ini. Jadi ada kaitan erat antara Buki, Bekasi dan Panti Al-Andalusia,” ujarnya.

bukuberkaki

Ini adalah semacam gerakan sosial. Layaknya kaki, maka pasti hubungannya dengan jalan-jalan. Jalan-jalannya dari panti ke panti. Nah, yang jalan-jalannya adalah bacaan gratis.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Cerita Sebelumnya

Catatan Perjalanan: Antrean di Perpustakaan

Cerita Berikutnya

Simple But Sweet

Terbaru dari Blog

#RabuBacaBuku: Na Willa

Siapa bilang kalau cerita anak hanya bisa dinikmati oleh para anak kecil? Mengambil latar belakang Surabaya