Kado di Hari Buku Nasional

2 menit membaca

Sejak dicanangkan sebagai perwujudan dari penerapan dan pengembangan sistem perpustakaan nasional pada tanggal 17 Mei 1980, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) terus berkembang melayani berbagai lapisan masyarakat untuk menjaga arsip dan koleksi milik negara, termasuk data-data dan buku-buku bacaan.

Hal inilah yang menjadi alasan lahirnya Hari Buku Nasional oleh Menteri Pendidikan Nasional, Abdul Malik Fadjarpada tahun 2010. Selain punya tujuan meningkatkan minat baca masyarakat yang masih minim, momen Hari Buku Nasional juga menjadi motivasi bagi dunia perbukuan baik itu di lingkup penerbit maupun komunitas buku.

Menyambut Hari Buku Nasional tahun ini, Buki berkolaborasi dengan berbagai komunitas untuk merangsang minat baca dan berbagi buku ke perpustakaan. Komunitas-komunitas ini antara lain: 1 Juta Buku, Buku Bagi NTT, Sagu Maluku, Filantropi Pendidikan, dan Forum Blogfam.

Apa saja sih kegiatan yang bisa kamu ikuti?
Simak yuk penjelasan Buki berikut:

 

Akan ada dua orang pemenang untuk cerita tentang minat baca, serta dua pemenang lainnya yang akan mendapatkan buku untuk pribadi dan paket buku yang akan dikirim ke Taman Baca atau perpustakaan sekolah yang diajukan pada tulisan.

Seru, kan?

Selain melatih menulis, kamu juga ikut memeriahkan dunia literasi tanah air dengan kegiatan di atas. Ditunggu peran sertanya hingga tanggal 24 Mei 2015 yaa!

37558

bukuberkaki

Ini adalah semacam gerakan sosial. Layaknya kaki, maka pasti hubungannya dengan jalan-jalan. Jalan-jalannya dari panti ke panti. Nah, yang jalan-jalannya adalah bacaan gratis.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Cerita Sebelumnya

Sita Kangguru di Lapak Pemulung

Cerita Berikutnya

Berkah Buki, Juga Berkah Bagi Adik-Adik

Terbaru dari Blog

#RabuBacaBuku: Na Willa

Siapa bilang kalau cerita anak hanya bisa dinikmati oleh para anak kecil? Mengambil latar belakang Surabaya