Malam tujuh belas Ramadan menjadi tonggak besar bagi akal manusia. Perintah pertama kepada Nabi Muhammad di Gua Hira, Iqra (bacalah), merupakan dorongan
Gaza, tanah yang berkali-kali digempur Zionis Israel, kehilangan ruang belajar, ruang bermain, dan ruang untuk bermimpi. Sekolah-sekolah rata dengan tanah, universitas hancur,
Beberapa hari jelang Indonesia Reading Festival (IRF) 2014, Buki sempat singgah di kantor penerbit Bukune yang terletak di Jalan Haji Montong, Ciganjur.
Perjalanan adalah sebuah babak yang mengesankan untuk melihat dunia yang lebih luas. Namun, perjalanan yang paling mengena apabila berbicara tentang buku dan
Matahari pagi, Sabtu 14 Februari 2014 menemani perjalanan pertamaku bersama Buku Berkaki. Menempuh perjalanan dengan KRL dari Stasiun Kota Hujan menuju Stasiun
Ramadan selalu jadi momen yang tepat untuk memperbanyak amal dan memperdalam ilmu. Salah satu cara sederhana adalah mengisi waktu ngabuburit dengan membaca
Malam tujuh belas Ramadan menjadi tonggak besar bagi akal manusia. Perintah pertama kepada Nabi Muhammad di Gua Hira, Iqra (bacalah), merupakan dorongan
Gaza, tanah yang berkali-kali digempur Zionis Israel, kehilangan ruang belajar, ruang bermain, dan ruang untuk bermimpi. Sekolah-sekolah rata dengan tanah, universitas hancur,
Waktu bisa saja tak berharga, tak bernilai. Silahkan orang-orang bilang waktu bagai samurai. Tapi hei, ada 1 milyar orang sedunia yang aktif main internetan asyik sekali menghabiskan waktu. Jika kita tiap hari menghabiskan 2 jam saja, maka kita punya 2 milyar hour yang habis
Hai, Kak. Buki mau cerita tentang acara launching buku “PS:I Love Mom”
Berlangganan Blog
Drop Buki
Program Drop Buki ini ditujukan untuk memperkenalkan Buku Berkaki di kawasan publik. Selain itu, program ini ditujukan untuk menarik minat kaum muda untuk ikut serta menjadi Krucil Buku Berkaki.
Untuk para donatur buku yang berkeinginan untuk menyumbangkan buku, namun merasa kesulitan dengan metoda pengiriman paket buku dan datang langsung ke Drop Buki. Sementara, hanya untuk area Jabodetabek.
Program kunjungan ke panti asuhan, rumah singgah, maupun lapak pemulung. Tak hanya mengajak mereka untuk membaca buku bersama, para Krucil Buki juga mengajak adik-adik untuk bermain bersama, mendongeng, menulis tentang ibu, ayah dan cita-cita.